GLOBALBUSINESS.ID, Jakarta – PT Pelita Air Service resmi menunjuk Faik Fahmi sebagai Direktur Utama yang baru. Ia menggantikan Dendy Kurniawan yang kini mengemban amanah sebagai Direktur Komersial PT Kereta Api Indonesia (Persero). Pergantian kepemimpinan tersebut mendapat sambutan positif dari pelaku industri penerbangan nasional yang berharap Pelita Air semakin memperkuat daya saing di pasar domestik.
Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) menilai penunjukan Faik Fahmi menjadi langkah strategis bagi pengembangan maskapai milik PT Pertamina (Persero). Organisasi tersebut meyakini pengalaman panjang Faik di sektor transportasi dan aviasi akan memperkuat transformasi Pelita Air sebagai maskapai yang mengedepankan keselamatan, keandalan, dan kualitas layanan.
Karier Faik Fahmi dikenal luas di industri penerbangan nasional. Sebelum memimpin Pelita Air, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports, hasil penggabungan PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II.
Faik Fahmi Miliki Pengalaman Panjang di Industri Aviasi
Rekam jejak Faik Fahmi menunjukkan pengalaman yang luas dalam mengelola sektor transportasi nasional. Sebelum dipercaya memimpin Angkasa Pura I, ia pernah menjabat sebagai Direktur Komersial PT Angkasa Pura II.
Kariernya juga mencakup sektor transportasi penyeberangan. Pada 2016, Faik mengemban tugas sebagai Direktur Usaha Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Utama ASDP.
Sejak 2017 hingga Mei 2025, Faik memimpin pengelolaan jaringan bandara nasional di bawah Angkasa Pura yang kemudian bertransformasi menjadi InJourney Airports. Di bawah kepemimpinannya, berbagai program penguatan layanan bandara dan peningkatan konektivitas terus berjalan untuk mendukung pertumbuhan industri penerbangan Indonesia.
Usai menyelesaikan masa tugas tersebut, Faik dipercaya menjadi Chairman Indonesia Aviation Association (IAA), organisasi yang dibentuk pada awal 2026 untuk memperkuat kolaborasi pemangku kepentingan di sektor aviasi nasional. Ia juga bergabung sebagai Advisory Board Hong Kong Super Terminal Expo, memperluas kontribusinya pada forum industri penerbangan internasional.
Dengan pengalaman tersebut, Faik diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan bisnis Pelita Air yang sejak April 2022 kembali mengembangkan layanan penerbangan niaga berjadwal. Sebelumnya, maskapai ini lebih banyak mendukung operasional PT Pertamina (Persero), terutama pada kegiatan eksplorasi, logistik, dan transportasi sektor migas.
Bersamaan dengan pergantian pimpinan, Pelita Air juga menetapkan susunan direksi terbaru. Selain Faik Fahmi sebagai Direktur Utama, perusahaan menunjuk Asa Perkasa sebagai Direktur Komersial, Heru Susilo sebagai Direktur Produksi, Widhi Setyo Darwanto sebagai Direktur Keuangan dan Umum, serta Eriza Muslim sebagai Direktur Safety.
Dengan jajaran manajemen baru, Pelita Air diharapkan semakin memperkuat kinerja operasional, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperluas kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan industri penerbangan nasional. []
















