RUMAH SUBSIDI 2019! INILAH SYARAT & LOKASINYA

by
Rumah Subsidi

RUMAH SUBSIDI! Tentunya semua orang tentu menginginkan rumah idaman yang nyaman dan tenteram terlebih rumah tersebut bersubsidi. Saat ini, sudah banyak sekali rumah subsidi yang ditawarkan dengan berbagai syarat serta ketentuannya. Namun, tak jarang banyak juga yang mengeluhkan tentang lokasi tempat tinggal tersebut. Memiliki rumah dengan wilayah yang strategis dari segala macam tempat dan kebutuhan tentu keinginan semua orang. Namun, hal ini yang sering kali menjadi kendalanya.

RUMAH SUBSIDI sendiri merupakan solusi tepat bagi masyarakat menengah ke bawah yang ingin memiliki tempat tinggal. Kepemilikan tempat tinggal bersubsidi ini memang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), karena memiliki bunga sangat rendah serta tak dikenakan pajak.

Baca Juga: Pasar Properti Lebih Positif di 2019

Jadi, bisa dikatakan bahwa rumah atau tempat tinggal bersubsidi ini memang sebagai solusi yang telah dilakukan pemerintah. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan bersinergi kepada pihak perbankan untuk menyediakan pemukiman bagi masyarakat.

Namun perlu diketahui, bahwa memiliki RUMAH SUBSIDI tentu harus melalui persyaratan-persyaratan yang wajib dipenuhi, di antaranya adalah:

1. Harus Warna Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia.
2. Merupakan pasangan suami istri dengan minimal usia 21 tahun dan tidak punya rumah atau belum pernah menerimasubsidi kepemilikan rumah dari pemerintah.
3. Untuk Rumah Sejahtera Tapak bagi masyarakat yang memiliki pendapatan atau gaji tidak lebih dari Rp4 juta. Untuk Rumah Sejahtera Susun bagi yang memiliki penghasilan Rp7 juta atau maksimal gaji pokok sesuai ketentuan pemerintah.
4. Wajib mencantumkan surat masa kerja atau usaha minimal satu tahun.
5. Wajib memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan), serta PPh (Pajak Penghasilan) pribadi sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
6. Yang terakhir, wajib menandatangani surat pernyataan di atas materai dengan administrasi Rp250.000, biaya provisi sebesar 0,5%, dan juga biaya untuk notaris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.