Bank Mandiri Genjot Bisnis Kartu Kredit

by
kartu kredit

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk / Bank Mandiri optimis dapat membukukan bisnis kartu kredit hingga double digit di tahun 2018. Pertumbuhan double digit pun diproyeksikan masih akan berlanjut trennya di tahun 2019.

Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang mengatakan pihaknya mampu menumbuhkan outstanding kartu kredit miliknya hingga 13% pada akhir 2018.

“Pertumbuhannya saat ini masih bagus, double digit juga around 12%, kami akan closing akhir tahun di 13 persen,” ujarnya.

Hingga November 2018 saja Donsuwan menyebut, outstanding kartu kredit miliknya telah mencapai Rp11 triliun. Angka tersebut diperkirakan masih tumbuh hingga akhir tahun.

“Rp11 triliun itu per bulan lalu atau November, mungkin nanti pada Desember banyak spending,” tambah Donsuwan.

Hingga bulan November 2018, jumlah Mandiri kartu kredit yang telah diterbitkan dan aktif telah mencapai lebih dari 2 juta kartu, dengan pertumbuhan nilai transaksi sebesar 10% dibandingan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 10% di antaranya berasal dari transaksi internasional.

TUMBUH 15%
Bank Mandiri optimis dapat menumbuhkan angka sales volume atau penjualan kartu kreditnya hingga double digit pada tahun 2019 mendatang. Donsuwan Simatupang menyebut pada tahun 2019 mendatang bisnis kartu kredit masih memiliki potensi yang positif.

“Secara total tahun depan sales volume kartu kredit kita harap selalu tumbuh double digit lah. Pertumbuhannya kisaran 10% hingga 15%,” paparnya.

Bank Mandiri sendiri pada tahun ini telah mengeluarkan beragam promo menarik dan berkerjasama dengan berbagai lembaga salah satu yang terbaru dengan menggandeng PT JCB International Indonesia (JCB) untuk menerbitkan Mandiri kartu kredit JCB Precious.

Realisasi bisnis kartu kredit Bank Mandiri hingga semester I 2018 telah mencapai Rp 10,5 triliun atau naik 9,5% yoy. Sedangkan untuk tahun ini, Donsuwan menambahkan, pihaknya masih optimis dapat menumbuhkan angka average transaksi kartu miliknya hingga mencapai Rp35 triliun hingga akhir tahun 2019 mendatang.

“Avearge transaksi total Novemeber sudah bagus, mungkin harusnya tahun ini kita bisa tumbuh hampir Rp35 triliun lah,” tukas Donsuwan. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.