Asuransi Asei Indonesia Siap Lanjutkan Tren Kinerja Positif di Tahun 2020

by
Asei

GLOBALBUSINESS.ID, Jakarta – Positioning PT Asuransi Asei Indonesia saat ini berada pada track dimana perusahaan siap melanjutkan tren kinerja positif yang berhasil ditorehkan sepanjang tahun 2019 lalu. Capaian positif tersebut tentunya menjadi modal penting bagi manajemen untuk melesatkan kinerja yang lebih baik di tahun 2020.

Asuransi Asei pada awal tahun 2019 lalu memasuki babak baru, dimana aksi korporasi dimulai dengan mengimplementasikan 5 Corporate Strategic Plan jangka panjang yang telah dirumuskan dengan matang. Tahun 2019 bisa dikatakan sebagai fase penyehatan bisnis bagi perusahaan. Dalam fase ini berbagai strategi untuk mendorong kinerja perusahaan terus dilakukan, salah satunya yaitu strategi cost restructure atau efisiensi. Alhasil Asuransi Asei berhasil mencatat kinerja yang sangat baik dibanding pencapaian pada tahun 2018 yang lalu.

Director of Technical and Marketing PT Asuransi Asei Indonesia, Erickson Mangunsong mengatakan bahwa dalam fase penyehatan dan penguatan bisnis yang dilakukan sepanjang tahun lalu, berhasil melakukan pencapaian hasil yang sangat menggembirakan di akhir tahun 2019, dimana kinerja Asuransi Asei menunjukkan hasil usaha yang baik dengan membukukan laba sebesar Rp10.5 miliar atau lebih tinggi dibanding torehan laba pada tahun 2018 yang hanya sebesar Rp3,6 miliar. Sementara dari sisi perolehan premi pada tahun 2019 Asuransi Asei berhasil menghimpun premi sebesar Rp395.4 miliar atau lebih tinggi dari produksi premi tahun 2018 yang hanya sebesar Rp358,3 miliar.

Atas kinerja positif tersebut, perusahaan pun telah dinyatakan sehat. Hal ini tercermin dari catatan Risk Based Capital (RBC) dan Rasio Kecukupan Investasi (RKI) perusahaan sampai dengan 31 Des 2019 lalu telah tercatat diatas batas ketentuan minimal. Disamping itu tambahan pinjaman dana subordinasi dari induk usaha dalam rangka penguatan bisnis telah masuk sebesar Rp150 miliar pada tanggal 30 Des 2019.

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan

Lebih lanjut Erickson memaparkan beberapa faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan kinerja Asuransi Asei di tahun 2019. Menurutnya selain faktor cost restructure, terdapat juga 3 faktor utama lainnya yaitu, yang pertama adalah adanya penambahan sumber bisnis baru dimana Asuransi Asei terus meningkatkan kerjasama dengan berbagai mitra bisnis.

Faktor kedua, yaitu peningkatan kualitas bisnis, Asuransi Asei dengan didukung oleh penguatan infrastruktur IT yang berkesinambungan memudahkan konsumen untuk berkomunikasi dalam proses bisnis. Kemudian faktor ketiga, lanjut Erickson yaitu Asuransi Asei tetap mengutamakan kualitas bisnis yang sehat atau selective growth.
Atas keberhasilan tersebut, Erickson mengatakan bahwa capaian tersebut tentunya tidak terlepas dari upaya manajemen yang tetap solid dalam mengimplementasikan strategi bisnis perusahaan yang telah dirumuskan sebelumnya.

“Berbekal strategi bisnis yang terukur dengan baik, Asuransi Asei ke depannya diproyeksikan akan tumbuh menjadi pemain besar di sektor asuransi keuangan. Dengan memiliki produk yang sangat lengkap Asuransi Asei mampu mem-provide segala bentuk kebutuhan akan asuransi keuangan,” papar Erickson.

Sejak awal bergabung bersama Asuransi asei pada awal 2019 lalu, Erickson sangat percaya diri dan berkeyakinan penuh bahwa Asuransi Asei akan kembali pada level bisnis yang jauh lebih baik dan kompetitif. Hal ini terlihat sejak awal karena adanya komitmen yang tinggi dari pemegang saham (PT Indonesia Re) termasuk Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentunya menjadikan kepercayaan diri dan spirit booster bagi manajemen dalam mengimplementasikan strategi bisnis yang lebih baik ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.